Rabu, 31 Agustus 2016

Babysitter apa keluarga?

Kekerasan adalah tindakan agresif dan pelanggaran yang menyebabkan atau dimaksudkan untuk menyakiti seseorang hingga batas tertentu. Jenis kekerasan pun bermacam-macam, seperti kekerasan rumah tangga, kekerasan terhadap binatang, kekerasan terhadap anak, dan lain-lain. Kali ini saya akan membahas tentang kekerasan terhadap anak yang seringkali terjadi di Indonesia.
Kekerasan terhadap anak adalah tindakan pidana yang dilakukan orang tua atau orang dewasa lain terhadap anak-anak (usia 0-18). Pada umumnya masyarakat berpendapat bahwa kehadiran anak dalam keluarga merupakan suatu berkat dan karunia dari tuhan yang dititipkan kepada pasangan suami istri. Namun tidak menutup kemungkinan orang tua itu tidak melakukan kekerasan.

Adapun bentuk kekerasan terhadap anak tidak hanya  secara fisik seperti penganiayaan, pemerkosaan, atau pembunuhan, tetapi kekerasan terhadap anak secara non fisik seperti psikis, penganiayaan emosional, kekerasan religi maupun pengabaian terhadap anak. Kekerasan terhadap anak sebagian besar terjadi di di rumah anak itu atau keluarga, tetapi di lingkup sekolah, di lingkungan atau organisasi tempat anak biasa berinteraksi juga seringkali terjadi kekerasan terhadap anak.
Kekerasan anak pun tidak hanya terjadi di desa kecil, kota kecil, bahkan di kota besar seperti Jakarta pun seringkali terjadi kekerasan terhadap anak. Pelaku kekerasan terhadap anak tidak hanya dilakukan oleh keluarga anak itu sendiri seperti orang tua, kakek, nenek, paman, dan lainnya, tetapi juga dilakukan oleh orang lain seperti tetangga, baby sister, atau orang lain yang berhubungan dengan anak itu.

Dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak pasal 4 yang berbunyi “Setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Oleh karena itu, orang tua wajib menjaga dan melindungi anak mereka.

Proses pertumbuhan anak seperti tumbuh besar, pintar, dan lainnya di dalam keluarga sangat berkaitan dengan berbagai faktor yang saling melengkapi satu sama lain. Jika faktor itu sudah saling berkaitan maka akan membuat anak mampu melakukan interaksi diluar dirinya seperti teman sebaya, tetangga, sekolah, dan lain-lain. Menurut UU Nomor 35 Tahun 2014 pasal 26 ayat 1 yang berbunyi: “Orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk:
Mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak
Menumbuh kembangkan anak sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya
Mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak-anak.
Oleh karena itu, orang tua wajib membimbing serta memberikan perhatian utuh kepada anaknya dalam berinteraksi agar dapat menumbuhkan berbagai perkembangan yang menyangkut fisik, psikis, sosial, rohani, intelektual, pola pikir, cara pandang, dan lain-lain. Namun terkadang ada beberapa orang tua yang tidak mampu mengasuh anaknya dengan alasan sibuk bekerja sehingga menitipkan anaknya atau menyewa seorang babysitter untuk menjaga anaknya. Dalam pengasuhan anak ini sudah diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 pasal 37 tentang pengasuhan anak:
Pengasuhan anak ditujukan kepada anak yang orang tuanya tidak dapat menjamin tumbuh kembang anaknya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial.
Pengasuhan anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh lembaga yang mempunyai kewenangan itu.
Karenanya, dalam hal ini orang tua perlu selektif dalam memilih babysitter untuk menjadi pengasuh anaknya.

Bentuk kekerasan yang sering kali terjadi di Indonesia adalah kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh babysitter. Kekerasan terhadap anak jenis ini sering terjadi di Indonesia. Kekerasan yang dilakukan babysitter ini merupakan tidak kriminal yang meresahkan para orang tua. Seperti kasus yang terjadi beberapa bulan lalu tepatnya di Depok, seorang babysitter yang berinisial M menganiaya anak majikannya yang masih balita dengan membantingnya berkali-kali hingga anak itu diam. Alasan ia melakukan itu karena ia kesal anak majikannya rewel, niatnya ingin menidurkan sang balita tetapi karena emosi ia sampai membanting sang balita, bahkan ia melakukan penganiayaan ini berrkali-kali.

Setelah aksinya diketahui majikan, ia melarikan diri dan berhasil ditangkap polisi di Lampung. Karena aksi penganiayaan balita yang pelaku lakukan, pelaku dijerat pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 yang berbunyi: “Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak”. Dijerat pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 yang berbunyi: “Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam)  bulan dan/atau denda paling banyak RP. 72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).” Dan dijerat Pasal Penganiayaan 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi: “Penganiayaan diancaman dengan hukuman penjara palimh lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Kasus diatas merupakan suatu pelajaran bagi orang tua yang menitipkan anaknya ke babysitter. Dalam hal ini orang tua harus selektif dalam memilih babysitter atau memilih lembaga asal babysitter itu. Namun seharusnya sebagai orang tua harus bisa membagi waktunya untuk mengasuh anaknya, walaupun orang tua itu sibuk bekerja atau bisa saja salah satu dari orang tua itu (istri) tidak bekerja untuk menjaga anaknya dirumah. Dalam hal pengasuhan ini, diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 14 ayat 1 yang berbunyi “Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri, kecuali jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertibangan terakhir.”

Anak yang menjadi korban kekerasan dari orang tua atau orang lain, mengalami ketakutan dan trauma pada dirinya. Ketakutan dan trauma itu membuat anak lari dari rumah dan lingkungannya. Tidak sedikit dari antara anak-anak itu yang menjadi anak terlantar, atau ada yang bergabung dengan para penjahat bahkan melakukan tindak kriminal.

Sebagai orang tua perlu mengatasi dampak dari kekerasan yang di hadapi anaknya, seperti ketakutan akan bersosialisasi atau trauma akan suatu hal. Bagaimana agar kejadian kekerasan ini tidak terung kembali?
Sebagai orang tua perlu menyeleksi pengasuh anaknya secara teliti, lembaga maupun babysitternya.
Selalu amati dan kenali perilaku babysitter kalo perlu pasang cctv agar kita lebih tahu apa yang dilakukan babysitter ketika orang tua tidak ada di rumah.
Ajarkan anak untuk terbuka pada orang tua.
Usahakan selalu dekat dengan anak agar selalu dekat dengan orang tua.

Jika ingin anak lebih aman bisa di titipkan ke kakek neneknya, atau ke keluarga yang lain yang bisa dipercayai.

Kamis, 24 Desember 2015

SPSS

SPSS adalah sebuah program komputer yang digunakan untuk membuat analisis statistika. SPSS merupakan Statistical Package for the Social Science atau Paket Statistik untuk Ilmu Sains, yang dipublikasikan oleh SPSS Inc.

SPSS pertama kali di rilis pada tahun 1968 yang diciptakan oleh Norman Nie, seorang lulusan Fakultas Ilmu POlitik di Stanford University. SPSS biasanya digunakan oleh peneliti pasar, perusahaan survei, pemerintah, peneliti pendidikan, dan lain sebagainya.
 
Tampilan awal ketika memulai SPSS


SPSS memiliki dua bagian utama yaitu jendela data editor dan jendela output. Kedua jendela ini memiliki fungsi dan peran tersendiri.
  1. Jendela Data Editor
Jendela data editor berfungsi sebagai tempat untuk memasukkan data.  Di dalam jendela data editor kita bisa memasukkan berbagai data yang ingi kita analisis. tampilan jendela editor ada dua, yaitu Data View dan Variable View. Menu ini terdapat di pojok kiri bawah.

Data View digunakan untuk memasukkan nilai data yang akan dianalisis. Variable View digunakan untuk memberi nama variable serta menetukan type variable, misalnya jumlah desimal dibelakang koma, jenis label, nilai dan yang lainnya.

Tampilan Data View

Tampilan Variable View
 
       2. Jendela Output
 Jendela Output digunakan untuk menampilkan analisis data dari SPSS. semua hasil perhitungan akan di tampilkan di jendela output.


Mengenal  Fungsi Menu-menu

File
Menu file digunakan untuk hal yang berhubungan dengan file data, seperti membuka file baru, membuka file tertentu dan lainnya.




Edit
Menu Edit digunakan untuk menangi hal yang berhubungan dengan memperbaiki atu mengubah data.



View
Menu View digunakan untuk mengatur toolbar.



Data
Menu ini berfungsi untuk membuat perubahan data secara keseluruhan.



Tranform
menu ini digunakan untuk membuat perubahan pada variabel yang telah dipilih dengan kriteria tertentu.


Analyze
Menu ini digunakan untukmelakukan semua prosedur perhitungan statistika.

Graps
menu ini digunakan untuk membuat berbagai jenis grafik untuk mendukung analisis.

Utilities
Digunakan untuk mendukung program SPSS.

Add-ons
merupakan menu tambahan berupa fasilitas aplikasi.

Windows
Berfungsi untuk berpindah diantara menu-menu SPSS yang lain.

Help
Berfungsi menyediakan bantuan informasi mengenai program SPSS.


LANGKAH MENGELOLA DATA STATISTIK

1.  Masukkan data yang akan dianalisis.
2. Menganalisis data dengan cara klik menu Analyze - Descriptive Statistic - Descriptive. 
Setelah muncul jendela tampilan, pindahkan variabel prestasi ke kotak Variable(s)

 
Kemudian klik OK maka proses analisis data selesai.

3. Selanjutnya akan muncul output SPSS





LANGAH MENGUJI NORMALITAS
1. input data



2. Pilih Menu Analyze -Descriptive Statistic - Explore
Setelah muncul kotak dialog, pindahkan variable ipa ke kotak Dependent List. kemudian klik Plots - aktifkan box Normality plots lalu Continue - OK
 
 
LANGKAH ANALISIS KORELASI

1. Masukkan data yang akan di analisis, seperti gambar di bawah ini
 

 
2. Pilih menu Analyze - Correlate - Bivariate
Setelah muncul kotak dialog, pindahkan variabel ipa dan mtk ke kotak Variables. Aktifkan box pearson - OK


 
LANGKAH ANALISIS REGRESI
1. Input data. Pilih menu Analyze, lalu Regression klik Linear

 


Setelah muncul kotak dialog, pindahkan variable ipa ke kotak Dependent Variabel dan variabel mtk ke kotak Independent Variabel. Klik OK





sumber:
dianindahlestari41.blogspot.com/2013/01/cara-membuat-analisa-korelasi-dan_23.html?m=1
knowledgesforfuture.blogspot.com/2012/12/
 

MICROSOFT EXCEL



Microsoft Excel adalah program aplikasi pada Microsoft Office yang digunakan untuk mengelola data yang berupa angka (aritmatika). Microsof Excel adalah aplikasi pengelola angka yang dikeluarkan oleh Microsoft Corporation pada sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Microsoft Excel dapat digunakan untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat mempresentasikan data dalam bentuk tabel.




 Lembar kerja pada Ms. Excel disebut sheet. Lembar kerja pada Ms. Excel terdiri atas kolom dan baris, kolom berupa huruf dan baris berupa angka. Antara kolom dan baris disebut sel, misalnya sel A2, berarti sel tersebut berada di kolom A dan baris 2.
Berikut fungsi perintah keyboard yang digunakan dalam Ms. Excel:
Tombol
Fungsi
Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan, atau bawah
Tab
Pindah satu sel ke kanan
Enter
Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab
Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter
Pindah satu sel ke atas
Ctrl + Home
Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
Ctrl + End
Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
PgUp
Pindah satu layar ke atas
PgDn
Pindah satu layar ke bawah      
Alt + PgUp
Pindah satu layar ke kiri
Alt + PgDn
Pindah satu layar ke kanan
Ctrl + PgUp
Pindah dari satu tab lembar kerja ke lembar kerja berikutnya
Ctrl + PgDn
Pindah dari satu tab lembar kerja ke lembar kerja sebelumnya

MENU HOME
Di dalam menu home terdapat group clipboard, aligment, font, dll, dimana di dalam group menu tersebut terdapat icon seperti cut, underline, merge & center. Menu hame ini biasanya digunakan untuk mengedit ukuran data, penggabungan sel, dll.
MENU INSERT
Dalam menu insert terdapat group menu tables, illustrations, charts, links, text, dimana di dalam setiap group menu terdapat ico-icon seperti table, picture, clipart, dll. Menu ini digunakan untuk membuat tabel, menyisipkan gambar, membuat grafik, dll.
MENU PAGE LAYOUT
 Dalam menu page layout terdapat group menu themes, page setup, scale to fit, sheet options, arrange, yang terdapat icon seperti margins, orientation, colors. menu ini berfungsi untuk menentukan ukuran kertas, margin atau tampilan dalam bentuk orientation.
MENU FORMULAS
Menu ini berisi group menu function library, defined names, formulas auditing, dan calculations, terdapat icon seperti insert function, text, logical, autosum. Menu ini digunakan untuk memasukkan rumus-rumus matematika.
MENU DATA
Menu ini terdapat group menu connections, get & transform, data tools, forecast dan outline, yang terdiri atas icon sort, filter, group, dll. Menu ini biasa digunakan untuk menyambungkan data misal antara ms.exel dengan ms.word.
MENU REVIEW
Dalam menu ini terdapat group menu proofing, comment, changes, terdapat icon seperti research, new comment, dll. Menu ini digunakan untuk mengecek penulisan.
MENU VIEW
Dalam menu ini terdapat group menu document view, show/hide, zoom, window, macros, terdapat icon seperti ruler, draft, outline, dll. Menu ini digunakan untuk memperbesar dan mengecilkan tampilan.
MENGINPUT DATA PADA SEL
Ø  Pilih/klik sel tempat untuk meninputkan data
Ø  Ketikan data yang akan dimasukkan
Ø  Tekan enter untuk mengakhirinya
Ø  Untuk mengedit data yang telah diketik, tekan F2 atau Double klik pada sel yang ingin di edit
MERUBAH UKURAN KOLOM
Ø  Letakkan pointer pada pembatas kolom yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag sesuai ukuran yang diinginkan
Ø  Kemudian klik icon Format – coulumn Width – sesuaikan ukuran kolom yang diinginkan
MERUBAH UKURAN BARIS
Ø  Letakkan pointer pada pembatas baris yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag sesuai ukuran yang diinginkan
Ø  Kemudian klik icon Format – Row Height - sesuaikan ukuran kolom yang diinginkan
JENIS DATA PADA SEL
Ø  Character/string: semua huruf dan angka yang tidak bisa digunakan dalam melakukan perhitungan.
Ø  Numeric: angka yang dapat digunakan dalam perhitungan.
Ø  Date: data tanggal
Ø  Time: data waktu
RUMUS STATISTIKA
1.      Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan data angka, rumusnya sebagai berikut:
=SUM(Range) Contoh: =SUM(B3:C6), kemudian enter untuk melihat hasil. 
2.      Fungsi MIN digunakan untuk mencari nilai minimal pada kumpulan data angka, rumusnya sebagai berikut: =MIN(Range). Contoh: =MIN(B3:C6), tekan enter.
3.      Fungsi MAX digunakan untuk mencari nilai maksimal pada kumpulan data angka, rumusnya: =MAX(Range). Contoh: =MAX(B3:C6), tekan enter.
4.      Fungsi AVERAGE digunakan untuk mencari rata-rata dalam kumpulan data angka, rumusnya: =AVERAGE(Range). Contoh: =AVERAGE(B3:C6).

FUNGSI TEKS
Funsi teks yaitu fungsi yang digunakan untuk memanipulasi data yang berupa teks.
1.      Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil karakter data dari sebelah kiri, rumusnya =LEFT(sel yang ingin diambil karakternya;jumlah karakter yang diambil). Contoh: =LEFT(A2;1), kemudian enter/ 
2.      Fungsi MID  digunakan untuk mengambil karakter data dari tengah, rumusnya: =MID(sel yang ingin diambil karakternya;awal karakter yang ingin diambil;banyaknya karakter yang di ambil). Contoh: =MID(A2;2;1), tekan enter.
3.      Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil karakter data dari sebelah kanan, rumusnya: =RIGHT(sel yang ingin diambil karakternya;banyaknya karakter yang diambil). Contoh: =RIGHT(A2;2), tekan enter.


FUNGSI LOGIKA
1.      Fungsi logika IF digunakan untuk melakukan pengujian atas kebenaran suatu kondisi. Bentuk umumCrumus IF:
=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
Contoh:
=IF(B3<70;”TIDAK LULUS”;”LULUS”) 
2.      Fungsi logika AND digunakan jika bernilai TRUE menghasilkan FALSE jika salah satu atau lebih bernilai SALAH. Rumusnya:
=AND(logika 1;logika 2;...)
Biasanya fungsi ini biasanya digunakan dengan fungsi IF. Logika AND digunakan ketika ada dua kemungkinan atau lebih.
Contoh:
=IF(AND(B3>70;C3="A");"LULUS";"TIDAK LULUS")

3.      Fungsi logika OR digunakan jika bernilai BENAR menghasilkan FALSE dan semua argumen salah. Bentuk umum:
=OR(logika 1;logika 2;...)
Biasanya fungsi ini digunakan dengan funsi IF jika ada pilihan persyaratan dalam logika.
Contoh:
=IF(OR(B3>=70;C3="A");"LULUS";"TIDAK LULUS")

FUNGSI HLOOKUP dan HLOOKUP
1.      Fungsi HLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari suatu tabel yang tersusun secara horisontal.
2.      Fungsi VLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari suatu tabel yang tersusun secara vertikal

Sumber: