Rabu, 28 September 2016

KAIDAH SOSIAL



Pengalamanan Melanggar Kaidah Sosial
Kaidah sosial atau biasa disebut dengan norma sosial. Apa itu kaidah sosial? Kaidah soaial adalah kententuan-ketentuan tentang baik buruk perilaku pergaulan manusia dan peraturan hidup yang mengatur tingkah laku manusia dalam bermasyarakat, atau aturan yang berpangkal pada perintah, larangan dan anjuran. Adapun jenis kaidah ada 4, yaitu kaidah kesusilaan, kaidah kesopanan, kaidah agama, dan kaidah hukum.
1.      Kaidah kesusilaan adalah peraturan hidup yang bersumber dari rasa kesusilaan dalam masyarakat atau bersumber dari diri sendiri (hati nurani). Hati nurani manusia menentukan perbuatan mana yang baik dan buruk, oleh karenanya kaidah kesusilaan bergantung pada setiap pribadi manusia.
2.      Kaidah kesopanan adalah peraturan hidup yang bersumber dari pergaulan dalam masayarakat yang berdasarkan kesopanan, ketaatan atau kebiasaan. Kaidah kesopanan ditujukan kepada sikap lahir manusia alam bermasyarakat agar tercapainya suasana keakrban dalam bermasyarakat.
3.      Kaidah agama adalah kaidah sosial yang bersumber dari Tuhan yang berisi larangan, perintah dan anjuran. Kaidah agama mengatur tentang kewajiban-kewajiban manusia kepata Tuhan dan kepada dirinya sendiri. Kaidah ini merupakan tuntutan hidup manusia menuju kearah yang baik dan benar.
4.      Kaidah hukum adalah peraturan hidup yang dibuat oleh yang berwenang untuk memenuhi dan melindungi segala kepentingan hidup manusia dalam bermasyarakat.
Setelah kita tahu pengertian dan jenis dari kaidah sosial diatas, sekarang saya akan membahas tentang pengalaman saya melanggar kaidah sosial. Pada dasarnya manusia itu tidak luput akan kesalahan entah kesalahan itu kecil atau besar, disengaja atau tidak disengaja. Begitupun dengan saya yang hanya manusia biasa pasti memilki banyak kesalahan, kesalahan itu saya lakukan saat sadar atau tidak, saat sengaja maupun tidak disengaja. Contoh kesalahan yang pernah saya lakukan seperti melanggar kaidah sosial. Kaidah sosial yang pernah saya langgar seperti kaidah hukum, yatu melanggar lalu lintas atau berkendara tanpa menggunakan helm. Hal ini sering saya lakukan ketika berangkat ke kampus, menganggap sepele karena tempat yang dituju dekat sehingga tidak menggunakan helm. Perasaan yang saya rasakan adalah takut, takut jika ketahuan atau tertangkap polisi karena tidak menggunakan helm ketika berkendara, atau takut akan terjadi hal-hal yang diinginkan seperti kecelakaan. Hal ini merupakan kebiasaan yang harus dihentikan agar  tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pelanggaran kaidah sosial lain yang saya lakukan adalah pelanggaran kaidah kesusialaan yaitu membohongi orang tua. Hal ini pernah saya lakukan yaitu saat dimana sya izin ke orang tua pergi kerumah teman dengan alasan belajar kelompok  padahal kenyataannya saya pergi kerumah teman untuk bermain. Dan hal ini menimbulkan perasaan khawatir akan ketahuan jika berbohong. walaupun terselimuti rasa khawatir, saya masih sering melakukan pelanggaran-pelanggaran tersebut. Pelanggaran-pelanggaran diatas seharusnya tidak untuk dilakukan terus-menerus karena akan menjadi suatu kebiasaan. Oleh karenanya, kita seharusnya juga dapat menyikap ini hal ini agar tak melakukan pelanggaran seperti diatas.

1.      Kaidah Kesusilaan
No.
Contoh Pelanggaran
Alasan
1
Membohongi orang tua
Membohongi orang tua merupakan perilaku yg tidak baik
2
Mencuri barang milik orang lain
Mencuri akan medapatka dampak sosial seperti dikucilkan
3
Menipu teman
Dg menipu teman kita tidak akan ada yg mau menjadi teman kita
4
Tidak menjaga barang titipan orang lain

5
Menyontek saat ulangan
Menyontek merupakan tindak sosial
6
Membeda-bedakan teman
Kita tidak akan mempunyai teman jika membedakannya
7
Menipu orang lain
Menimbulkan ketidak percayaan masyarakat si elaku
8
Menggangu kenyamanan orang lain
Karena menggangu orang lain akan berakibat buruk pada diri kita sendiri
9
Menghina orang lain
Tindak sosial yg merugikan diri kita dan orang lain
10
Cuek dengan keadaan sekitar
Masyarakat akan berbalik cuek pada pelaku ini

2.      Kaidah Kesopanan
No.
Contoh Pelanggaran
Alasan
1
Duduk diatas meja
Tidak sopan
2
Mengejek orang lain
Meremehkan org lain
3
Melangkahi orang lain
Tidak sopan melangkahi org lain apalagi org itu lebih tua, kita dianggap tidak menghormatinnya
4
Berpakain terbuka
Berpakaian terbuka tidak sopan karena diindonesia berpakaian terbuka merupakan hal yg tabu
5
Berbicara saat makan
Tidak sopan dan akan membuat kita tersedak
6
Tidak menghormati orang tua
Menghormati org tua merupakan hal yg utama bagi yg lebih muda 
7
Membuang sampah sembarangan
Tidak menjaga kebersihan lingkungannya
8
Bertingkah laku yg tidak sopan
Dg tingkah laku yg baik daat menunjukkan sikap kita yg menghargai orang lain
9
Berkata kasar
Tidak sopan berkata kasar kepada orang lain karena akan menyakiti hati orang tersebut
10
Memotong pembicaraan orang lain
Tidak menghargai pendapat orang lain

3.      Kaidah Agama
No.
Contoh Pelanggaran
Alasan
1
Berjudi
Merupakan larangan tuhan yang harus dijauhi oleh umatnya, yang mana sudah diajarkan dalam agama
2
Mencuri
3
Menfitnah
4
Minum minuman keras
5
Membantu org lain
Karena setiap agama mengajarkan umatnya untuk selalu membantu orang lain
6
Berprassangka buruk
Kita harus berfikiran positif terhadap orang lain
7
Tidak berpuasa
Dalam gama terutama islam hal ini merupak sebuah perintah yg harus dilakukan oleh umatnya.
8
berzina
Larangan yg harus dijauhi oleh umat karena berzina merupakan dosa besar
9
Tidak beribadah
Perintah tuhan yg arus dilakukan agar masuk surga
10
sombong
Akan menimbulkan cemoohan dari org lain

4.      Kaidah Hukum
No.
Contoh Pelanggaran
Alasan
1
Melanggar lalu lintas
Aturan ttg lalu lintas jelas sudah diatur dalam UU
2
Melakukan korupsi
Hal ini merupakan pelanggaran hukum yg merugikan negara
3
Melakukan pembunuhan
Perbuatan ini sudah diatur dalam hukum yg ada diindonesia yg mana jika dilanggar akan dikenakan sanksi sesuai perbuatannya
4
Mencuri
5
Pelecehan seksual
6
Mencemarkan nama baik
Akan menimbulkan kerugian bagi diri sendir
7
penipuan
Merugikan org lain
8
Merampok
Tindakan yg dilarang menurut hukum
9
Mengkonsumsi narkoba
Tindakan yg dilarang menurut hukum
10
Tidak mempunyai kelengkapan dlm berkendara
Aturan ttg lalu lintas jelas sudah diatur dalam UU



Rabu, 14 September 2016

Kesadaran akan Hegemoni

Hegemoni berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu ‘eugemonia’  yang  merujuk pada dominasi suatu kelas sosial terhadap keas sosial lainnya dalam masyarakat.  Hegemoni dapat didefinisikan sebagai dominasi oleh satu kelompok terhadap kelompok lainnya, tanpa ancaman kekerasan sehingga ide-ide yang didektikan oleh kelompok dominan terhadap kelompok lain dapat diterima tanpa keterpaksaan. Dengan kata lain hegemoni itu sendiri adalah kemampuan mempengaruhi orang lain dan orang itu menerima dengan sukarela. Hegemoni tercipta karena kemajuan media dan kecanggihan teknologi komunikasi.

Hegemoni terjadi ketika masyarakat yang dikuasai oleh kelas yang dominan  bersepakat dengan ideologi, gaya hidup dan cara berpikir dari kelas dominan, sehingga kaum dibawahnya tidak merasa ditindas oleh kelas dominan. Jika hegemoni diartikan sebagai kekuasaan berarti kemampuan suatu pihak dalam mengendalikan lingkungannya, termasuk perilaku orang lain. Dalam kekuasaan ada dua bentuk diantaranya pemaksaan dan kesukarelaan. Pemaksaan adalah kekuasaan dengan paksaan, biasanya menggunakan ancaman atau kekerasan secara fisik. Kesukarelaan adalah kekuasaan yang diterima secara sukarela oleh masyarakat tanpa paksaan atau ancaman.

Hegemoni itu sendiri ada dua jenis yaitu modernitas dan tradisi. Modernitas memang ditakdirkan lahir sebagai penakluk. Semangat kelahirannya adalah semangat pemberontakan, pemberontakan terhadap kekuasaan alam dan hegemoni agama. Tradisi tidak menerima adanya modernitas yang merubah alam atau budaya.

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat hegemoni dalam setiap kegiatan. seperti contoh hegemoni yang biasanya terjadi pada saat ospek. Kita atau mahasiswa baru tanpa sandar mengalami hegemoni ini, dimana kita secara sengaja maupun tidak sengaja melakukan apaun yang senior-senior perintahkan. Namun dalam kegiatan ini hegemoni juga terkadang terjadi karena adanya keterpaksaan dari senior yang mana apabila kita tidak melakukan apa yang mereka suruh kita akan menanggung akibatnya dengan kata lain kita akan mendapat hukuman. Kadang kita sebagai mahasiswa tanpa sadar mau saja melakukan hal-hal aneh yang mereka perintahkan tanpa mau melawan mereka. Dan setelah tau apa yang mereka lakukan pada kita, kita merasa bodoh mau saja melakukan perintah mereka yang terkadang anehtanpa ada manfatnya seperti kita disuruh menggunakan kalung dari bahan dapur yang mana apabila kita tidak melakukannya akan mendapat hukuman. Hal itulah yamg mebuat saya kadang merasa dibodohi oleh mereka para senior.

Oleh karena itu, kita harus menyadari adanya hegemoni disekitar kita. Agar tak terpengaruhi akan doktrin-doktrin yang tidak berguna.

Rabu, 07 September 2016

Solidaritas ala anak kost✊✊

Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain disekitarnya. Keanekaragaman dan kekayaan yang ada di Indonesia sangat membutuhkan solidaritas antar sesama manusia demi tercapainya kehidupan yang harmonis. Solidaritas adalah rasa kebersamaan, rasa simpati, kesatuan kepentingan yang timbul dalam suatu kelompok atau komunitas. Solidaritas biasanya dipakai untuk mempersatukan dan menyamakan perbedaan yang ada disekeliling kita. Solidaritas adalah hal yang sering dibicarakan oleh banyak orang dalam kehidupan bermasyarakat. Namun pada kenyataannya saat ini, rasa solidaritas yang terjadi di masyarakat memudar. Perasaan solidaritas seperti senasib, seperjuangan, setia, dan lainnya banyak dilupakan demi kepuasaan diri sendiri untuk kepentingan pribadi.

Solidaritas merupakan hal yang mudah dilakukan bagi banyak orang, tetapi setelah kita tau arti pentingnya solidaritas itu dalam kehidupan, sudah keharusan bagi kita untuk mengusahakan agar rasa solidaritas itu tetap ada dan tidak pudar. Perbedaan yang ada disekitar kita bukan untuk ditertawakan dan diasingkan, namun disitulah peran penting solidaritas, yaitu menyamakan dan mempersatukan perasaan toleransi. Peran penting solidaritas dapat dilihat keberhasilannya jika solidaritas ini dapat menyatukan dan menyamakan perbedaan yang ada dalam masyarakat. Solidaritas itu sendiri harus ditumbuhkan dari semenjak dini, agar rasa perduli kita terhadap sesama tanpa membedakan perbedaan yang ada tumbuh dengan kuat. Solidaritas yang sudah tumbuh dalam diri kita hendaknya ditumbuh kembangkan menjadi suatu kebiasaan yang positif. Dan hendaknya setiap orang yang menyukai perbedaan dan bagi orang yang tidak menyukai perbedaan, dapat mewujudkan solidaritas itu agar tujuan dari solidaritas itu tercapai. Bahkan dalam berbagai kelompok atau komunitas di masyarakat kita dituntut untuk solidaritas dengan alasan dapat saling tolong menolong yang mana dapat menyatukan kelompok atau komunitas itu.

Bagaimana perwujudan solidaritas dalam masyarakat? Kita tau bahwa dalam  masyarakat kita tidak hanya ada masyarakat yang  perduli dengan lingkungannya seperti di desa, di kost dan ada  juga masyarakat yang seolah tak peduli dengan sekitarnya seperti di perumahan, di kota besar. Dalam melakukan kegiatan sosial  masyarakat desa masih memegang teguh rasa solidaritas  dan gotong royong misalnya seperti apabila ada kematian, kelahiran atau orang yang sakit, tetangga-tetangga di desa akan antusias mendatangi yang bersngkutan itu sebagai rasa solidaritas, atau adanya iuran apabila  ada yang terkena musibah maka secara terkoordinir mereka akan memberi sumbangan seikhlasnya, lalu apabila ada warga yang sedang membangun rumah atau fasilitas desa yang lain maka warga yang lain akan dengan sukarela membantunya. Lalu bagaimana dengan di kota? Setau saya warga yang di kota atau kompleks perumahan lebih cuek dengan keadaan disekitarnya, mereka yang tinggal disitu lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan bersama. Misalnya warga yang tinggal di komplek perumahan mereka tidak akan bisa menyebutkan sepuluh nama tetangganya, karena mereka tidak akrab satu sama lain di karenakan kesibukan mereka.
Itu tadi singkat cerita solidaritas di kalangan masyarakat yang luas. Lalu bagaimana perwujudan solidaritas dalam lingkup masyarakat yang lebih kecil seperti kost? Berdasarkan pengalaman saya selama tinggal dikosan, solidaritas di kos juga tidak kalah dengan solidaritas di desa yang sama-sama menjunjung tinggi rasa solidaritas. Di kosan perbedaan jelas terasa karena warga yang tinggal dikosan itu dari berbagai daerah yang terkadang ras dan kebudayaannya berbeda, tetapi hal ini tidak mengurangi rasa solidaritas. Banyak kejadian di kosan yang berhubungan dengan solidaritas. Misalnya ketika menjadi anak kos maka kita mengetahui besarnya mata uang itu tidak dilihat dari nominal pecahan , tetapi di lihat berdasarkan tanggal muda atau tanggal tua, dimana uang 100 rupiah sangat berharga  dalam menentukan kehidupan kedepannya, mereka yang sedang dalam krisis ekonomi akan berfikir bagaimana caranya mereka bertahan hidup ke depannya dengan uang yang pas-pasan, dan salah satu solusinya dengan meminjam uang teman, dalam kejadian seperti ini solidaritas akan timbul mereka yang menpunyai uang yang cukup atau lebih akan membantu temannya yang sedang krisis ekonomi dengan cara meminjaminya, mereka membantu tanpa harus membedakan perbedaan.

Selain itu rasa solidaritas anak kos atau mantan anak kos biasanya jauh lebih baik, mereka peka terhadap kelaparan, kemiskinan atau kesulitan, karena mereka pernah merasakan hal seperti itu juga. Dalam hal ini manusia itu hanya mau berfikir jika ada masalah. Dan salah satu manusia berfikir itu adalah anak kos-an. Karena hidup mereka selalu di terpa berbagai permasalahan. Jadi perbanyak anak kos-an agar banyak manusia yang berfikir.😄😄