Pada artikel
sebelumnya saya membahas tentang pelayanan masyarakat. Pada artikel kali ini
saya akan membahas tentang pelapisan sosial dan kesamaan derajat dalam masyarakat. Masyarakat
terbentuk dari individu-individu. Individu-individu itu terdiri dari latar
belakang yang berbeda-beda yang akan membentuk suatu kumpulan masyarakat yang
heterogen. Hal ini yang membentuk pelapisan sosial dalam masyarakat. Pelapisan
sosial atau disebut juga statifikasi sosial adalah perbedaan individu atau
kelompok yang memepatkan seseorang pada kelas-kelas sosial yang berbeda secara
bertingkat dan memberikan hak dan kewajiban yang berbeda antar lapisan
masyarakat. Dalam hal ini, pelapisan sosial ada yang terbentuk dengan
sendirinya dan ada yang terbentuk secara sengaja. Pelapisan masyarakat yang
terbentuk dengan sendiri atau tanpa disengaja ini berjalan sesuai dengan
pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun seseorang yang berada pada lapisan
tertentu terjadi secara sendiri bukan karena kesengajaan yang dibentuk
sebelumnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, pelapisan sosial yang terbentuk
tanpa disengaja ini membentuk lapisan dasar yang beragam. Kedudukan masyarakat
dalam pelapisan tanpa disengaja ini, misalnya karena usia yang lebih tua,
karena lebih pandai, karena mempunyai bakat, dan lainnya. Sedangkan pelapisan sosial yang disengaja ini
disengajakan dengan tujuan untuk mencapai kepentingan bersama. Dalam pelapisan
ini ditentukan secara jelas wewenang dan kekuasaan itu kepada seseorang
sehingga terdapat keteraturan. Misalnya dalam pemerintahan, partai politik, dan
lainnya. Yang menentukan tinggi rendahnya lapisan sosial seseorang itu biasanya
disebabkan oleh bermacam-macam, seperti kekayaan, kekuasaan, wewenang, dan
nilai-nilai sosial.
Mengenai pelapisan
sosial saya akan memberikan contoh di negeri kita, di indonesia secara tidak
langsung terjadi pelapisan sosial antara kalangan atas dan kalangan bawah,
kalangan atas yang di duduki oleh pemerintahan, dan kalangan bawahnya adalah rakyat.
Perbedaan seperti ini begitu terlihat, sperti contohnya dalam penegakan
keadilan atau hukum, pemerintah seperti melindungi mereka yang berada dalam
pemerintahandi banding melindungi rakyat.
Pada kenyataan
yang terjadi adalah para pejabat yang mencuri kesejahteraan rakyat atau sebut
saja dengan korupsi sulit di tangkap dan di jerat hukum, ini berbanding
terbalik dengan kejahatan yang dilakukan rakyat biasa misalnya mencuri sandal,
mereka yang mencuri sandal dtangkap dan dijerat hukum dengan cepat dan berat,
walaupun pejabat yang melakukan korupsi di tangkap maka yang mereka huni bukan
penjara-penjara biasa tetapi yang penjara seperti hotel bintang lima.
Dari contoh
di atas terlihat sekali pelapisan sosial antara kalangan atas dan kalangan
bawah, dapat terlihat kalangan atas yaitu mereka yang mempunyai kekuasaan lebih
dan wewenang lebih di bandingkan rakyat dan kesannya semuanya bisa di beli
dengan uang. Oleh karena itu perlu adanya kesamaan derajat antara kalangan atas
dan kalangan bawah. Apa itu kesamaan derajat? Kesamaan derajat adalah sifat yang
menghubungkan antara manusia dan lingkungan masyarakat, maksudnya orang atau
masyarakat memiliki hak dan kewajiban baik dalam masyarakat atau terhadap
pemerintahan.
Pelapisan sosial
dan kesamaan derajat ini mempunyai hubungan yang saling berkaitan satu sama
lain. Adanya kesamaan derajat ini untuk menyamakan derajat masyarakat yang
tidak berdasarkan kekuasaan, memiliki hak yang sama sebagai warga negara
sehingga tidak ada pembatas antara kalangan atas dengan kalangan bawah.
Menurut saya
masyarakat pun harus mampu menghargai perbedaan yang terjadi dalam masyarakat,
tidak memaksakan suatu kelompok untuk mengikuti atau memaksakan suatu yang
berbeda seperti perbedaan derajat. Pelapisan sosial itu kerap terjadi dalam
masyarakat, tetepi lebih baiknya dalam masyarakat menghilangkan perbedaan
derajat dan mengedepankan kesamaan derajat sehingga keadilan di negeri ini
tidak hanya berpihak pada mereka yang memiliki wewenang dan kekuasaan tetapi
berpihak pada semua pelapisan sosial masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar