Rabu, 12 Oktober 2016

Pelapisan masyarakat dan kesamaan derajat

Pada artikel sebelumnya saya membahas tentang pelayanan masyarakat. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang pelapisan sosial dan kesamaan derajat dalam masyarakat. Masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu itu terdiri dari latar belakang yang berbeda-beda yang akan membentuk suatu kumpulan masyarakat yang heterogen. Hal ini yang membentuk pelapisan sosial dalam masyarakat. Pelapisan sosial atau disebut juga statifikasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok yang memepatkan seseorang pada kelas-kelas sosial yang berbeda secara bertingkat dan memberikan hak dan kewajiban yang berbeda antar lapisan masyarakat. Dalam hal ini, pelapisan sosial ada yang terbentuk dengan sendirinya dan ada yang terbentuk secara sengaja. Pelapisan masyarakat yang terbentuk dengan sendiri atau tanpa disengaja ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun seseorang yang berada pada lapisan tertentu terjadi secara sendiri bukan karena kesengajaan yang dibentuk sebelumnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, pelapisan sosial yang terbentuk tanpa disengaja ini membentuk lapisan dasar yang beragam. Kedudukan masyarakat dalam pelapisan tanpa disengaja ini, misalnya karena usia yang lebih tua, karena lebih pandai, karena mempunyai bakat, dan lainnya.  Sedangkan pelapisan sosial yang disengaja ini disengajakan dengan tujuan untuk mencapai kepentingan bersama. Dalam pelapisan ini ditentukan secara jelas wewenang dan kekuasaan itu kepada seseorang sehingga terdapat keteraturan. Misalnya dalam pemerintahan, partai politik, dan lainnya. Yang menentukan tinggi rendahnya lapisan sosial seseorang itu biasanya disebabkan oleh bermacam-macam, seperti kekayaan, kekuasaan, wewenang, dan nilai-nilai sosial.

Mengenai pelapisan sosial saya akan memberikan contoh di negeri kita, di indonesia secara tidak langsung terjadi pelapisan sosial antara kalangan atas dan kalangan bawah, kalangan atas yang di duduki oleh pemerintahan, dan kalangan bawahnya adalah rakyat. Perbedaan seperti ini begitu terlihat, sperti contohnya dalam penegakan keadilan atau hukum, pemerintah seperti melindungi mereka yang berada dalam pemerintahandi banding melindungi rakyat.
Pada kenyataan yang terjadi adalah para pejabat yang mencuri kesejahteraan rakyat atau sebut saja dengan korupsi sulit di tangkap dan di jerat hukum, ini berbanding terbalik dengan kejahatan yang dilakukan rakyat biasa misalnya mencuri sandal, mereka yang mencuri sandal dtangkap dan dijerat hukum dengan cepat dan berat, walaupun pejabat yang melakukan korupsi di tangkap maka yang mereka huni bukan penjara-penjara biasa tetapi yang penjara seperti hotel bintang lima.

Dari contoh di atas terlihat sekali pelapisan sosial antara kalangan atas dan kalangan bawah, dapat terlihat kalangan atas yaitu mereka yang mempunyai kekuasaan lebih dan wewenang lebih di bandingkan rakyat dan kesannya semuanya bisa di beli dengan uang. Oleh karena itu perlu adanya kesamaan derajat antara kalangan atas dan kalangan bawah. Apa itu kesamaan derajat? Kesamaan derajat adalah sifat yang menghubungkan antara manusia dan lingkungan masyarakat, maksudnya orang atau masyarakat memiliki hak dan kewajiban baik dalam masyarakat atau terhadap pemerintahan.

Pelapisan sosial dan kesamaan derajat ini mempunyai hubungan yang saling berkaitan satu sama lain. Adanya kesamaan derajat ini untuk menyamakan derajat masyarakat yang tidak berdasarkan kekuasaan, memiliki hak yang sama sebagai warga negara sehingga tidak ada pembatas antara kalangan atas dengan kalangan bawah.


Menurut saya masyarakat pun harus mampu menghargai perbedaan yang terjadi dalam masyarakat, tidak memaksakan suatu kelompok untuk mengikuti atau memaksakan suatu yang berbeda seperti perbedaan derajat. Pelapisan sosial itu kerap terjadi dalam masyarakat, tetepi lebih baiknya dalam masyarakat menghilangkan perbedaan derajat dan mengedepankan kesamaan derajat sehingga keadilan di negeri ini tidak hanya berpihak pada mereka yang memiliki wewenang dan kekuasaan tetapi berpihak pada semua pelapisan sosial masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar